Di ajak jalan-jalan
Biasanya kalo senggang Agus kadang ngojek untuk menambah penghasilan tapi hari ini ia malas goleran di kontrakan saja.
Tiba-tiba hapenya berbunyi, ternyata pesan WhatsApp dari cewek yang di incarnya, buru-buru ia membukanya.
"Mas Agus, bisa temenin Eni ngga ke mall."
"Tentu saja bisa." Jawabnya bersemangat.
15 menit kemudian ia sudah sampai di depan rumah nya. Eni sudah menunggu manis dengan pakaian yang rapi. Hati Agus tentu saja berbunga-bunga.
"Kita kemana?"
"Kesini mas." Jawab gadis manis itu sambil menyebutkan nama sebuah mall yang cukup ramai di kota-nya.
Agus segera menjalankan motor roda dua nya dengan segera setelah gadis itu naik. Mereka ngobrol dengan ceria membuat Agus tambah senang.
Di pusat perbelanjaan itu Eni berkeliling dari lantai satu ke lantai lainnya. Ia membeli beberapa baju dan juga skincare.
Akhirnya setelah satu jam Eni mengajak Agus untuk makan di food court. Tentu saja Agus tambah senang walaupun dalam hati ia menerka kenapa tumben Eni mengajak nya makan bareng.
Agus segera membayar makanan mereka biarpun gadis itu mencegahnya karena ingin ia yang bayar.
"Makasih ya mas."
"Ah ngga apa-apa, demi kamu." Agus menggombal biarpun biaya untuk makan itu bisa untuk seminggu makan di kost.
"Mas tunggu sebentar ya, aku ingin beli barang lain di sana."
"Iyah, aku ikut atau..."
"Mas tunggu disini saja."
Agus menunggu di tempat makan itu sambil menjaga barang belanjaannya. Ah, mimpi apa aku semalam, kok dia ngajak jalan-jalan berdua.
Agak lama barulah ia datang. Ia duduk dan membuka barang belanjaannya. Pemuda itu terkejut ketika melihat itu adalah sweater cowok yang agak mahal. Oh, apakah ini gantinya ia bayar makanan tadi. Makasih banget sayang.
"Buat siapa sweater ini Eni?" Agus pura-pura tanya.
"Buat Rudi pacarku mas."
πΏπΏπΏ
Kasihan amat si Agus, cuma jadi serep.π€£
BalasHapusKasian amat nasib si Agus, kayaknya Eni cuman nganggepnya mas ojek kali yaπ€¦π€£
BalasHapusTenang Gus, habis dari mall ntar Eni bayar ojeknya kok.π
BalasHapusmodel cara komennya kayak cara ngomennya kang satria apa bukan ya? apa mas agus π
Hapushehe...nyesek juga mas agusnya...kasian βΊ
BalasHapusTeganya si eni, ckckck
BalasHapuswaduh kesian banget...tidak apa....anggap saja satu sedekah tanpa mengharap apa-apa balasan....ikhlas saja
BalasHapusperlu bersabar......π
BalasHapusWaduh, endingnya nyesek banget tuh.π
BalasHapusTu makanya jangan ke gr an duluan hahaa
BalasHapussaya pengen komen di artikel terbaru, sulit banget untul login ya
untuk panggilan memang amannya paka kaka
soal dipanggil yang maha kuasa, beda lagi
Uncle simpati! Anggap ianya ikhlas dari hati
BalasHapus