Postingan

Cerita serem tukang ojek

Gambar
 Sebagai seorang karyawati maka sudah biasa Reyna pulang malam hari kalo sedang shift dua, karena itu memang sudah perjanjian kerja bahwa saat masuk kerja ia bersedia ditempatkan bekerja tiga shift. Shift dua sendiri masuk jam 4 sore dan pulang jam 12 malam, ia bahkan kadang pulang jam setengah satu kalo masih ada pekerjaan nya yang belum beres. Seperti malam ini, ia pulang terlambat karena tadi ada masalah dengan pekerjaan nya. Ketika ia keluar pabrik sudah setengah satu malam dan Rita, teman kerja yang biasa bersamanya sudah pulang duluan. Tengah malam sendirian membuat ia terpaksa memakai jasa ojek online. Beruntung masih ada beberapa orang Go-Jek yang masih mencari nafkah sampai tengah malam, sama seperti dirinya. Setelah menunggu sekitar 15 menit akhirnya datang juga kang ojol, namanya Agus. Sepertinya kang ojol itu tak enak diam saja maka ia mulai buka obrolan. "Sudah lama kak kerja di sana?" Reyna yang sebenarnya agak malas bercakap-cakap dengan orang asing menyahut si...

Teman minta gambar

Gambar
 Siang itu Agus sedang nyantai di rumah ketika Eni,  Cewek yang disukai nya  mengirim chat kepadanya. "Mas Agus, lagi apa nih?" Wah tumben ia chatting duluan batinnya. "Lagi nyantai Eni." Setelah ngobrol beberapa hal tidak penting seperti pelajaran di kampus maka gadis itu to the point. "Mas Agus, buatkan aku gambar dong?" "Wah, aku ngga jago menggambar." Tolaknya karena ia memang merasa tidak jago gambar. "Ah, mas Agus merendah. Aku tahu mas jago bikin gambar." "Beneran, ntar kamu kecewa." Agak lama tidak ada chat muncul, akhirnya Agus mengetik lagi. "Emang kamu mau gambar apa sih, gambar kamu ya? Ntar aku gambar kamu yang cakep deh." "Ngga mas, aku ingin gambar mantan aku dengan pacarnya. Mas Irwan brengsek." Eni mengumpat dengan menambahkan emot marah.😡 Oalah, sudah  putus dengan pacar  nya toh. " Ada fotonya ngga?" "Ngga usah pakai foto dia mas. Aku ingin gambar mantan pacarku jala denga...

Coba mencari pacar baru

 Setelah Agus di cuekin oleh Eni yang ternyata  sudah punya pacar  akhirnya pemuda itu mencoba mencari pacar baru. Sebenarnya di kampus nya banyak mahasiswi lain dan dia pun mendekati Dian, mahasiswi jurusan akutansi. Awalnya karena ia ngojek saat sedang senggang dan mengantar gadis itu ke suatu mall. Saat dalam perjalanan itulah ia ngobrol dan baru tahu kalo mereka selama ini satu kampus, mungkin pernah bertemu kali cuma Agus selama ini mengincar Eni makanya tidak tahu. Sekarang saat di kampus, ia sering ke kantin untuk bertemu dengan Dian, dan sepertinya gadis itu juga tak menolak. Setelah beberapa kali pedekate akhirnya Agus memutuskan untuk mulai untuk menembak saat mereka sedang berdua di perpustakaan. "Dian, bapak kamu tukang cat ya?" Agus mulai melancarkan rayuan gombal, jika dijawab iya kok tahu, maka akan disambung, karena kamu telah mewarnai hidupku. Tapi sayangnya jawaban." Bukan mas." " Kalo gitu bapak kamu guru ya?" Jika dijawab iya, maka Agus...

Cuci baju malam hari

 Karena siang hari kuliah dan sorenya kadang ngojek maka Agus hanya punya waktu untuk mencuci baju pada malam hari.  Tempat kostnya sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat binatu atau jasa mencuci pakaian, cuma biar irit biasanya Agus kerjakan sendiri. Seperti saat ini, setelah pulang kuliah maka pemuda itu segera merendam bajunya yang sudah menumpuk karena tiga hari tidak dicuci. Tempat cucinya sendiri ada di belakang agak jauh dari tempat kost. Maklum kost murah jadi dipisah. Ya tidak jauh amat sih, hanya berjarak 20 meter saja dimana ada sumur di sana. Setelah merendam pakaian maka ia balik lagi ke tempat kost. Biasanya ia rendam selama 15 sampai setengah jam barulah di kucek, tapi karena keasyikan  ngobrol di grup WhatsApp  maka setengah sembilan malam baru ia ingat. Biasanya kalo sedang mencuci ada penghuni kost lain yang ikut datang, baik untuk mandi maupun ataupun buang air besar. Tapi sial, kali ini hanya sendirian. Tempat cucinya cukup bersih dan terang ka...

Obrolan iseng di grup WhatsApp

 Selain grup WhatsApp yang berisi para mahasiswa dan dosen untuk mengajar, Agus juga ikut grup WhatsApp lagi yang isinya sesama mahasiswa terutama yang satu frekuensi. Nama grupnya obrolan iseng karena memang di grup itu jarang bahas hal penting. Namun yang aktif di grup tersebut paling hanya Agus, Feri, yang kemarin  bayarin bukber , dan Toni. Yang lain paling hanya sesekali bahkan ada yang masuk doang tidak pernah nimbrung.  Maklum grup itu isinya hanya 8 orang doang, padahal feri sudah nyaranin tambah tiga lagi biar bisa bikin klub sepakbola sekalian. Seperti sore ini Agus curhat masalah  panggilan mbak  di salah satu pelanggan gojek nya. "Eh, kalian kalo manggil cewek yang tidak dikenal apa sih?" Agak lama menunggu sampai akhirnya Toni terlihat mengetik pesan. "Ya tergantung umurnya sih. Emang kalo kamu kemarin manggil apa?" "Mbak, soalnya dia terlihat lebih tua dariku. Eh dia komplain tidak mau dipanggil mbak?" "Ya wajar lah Gus kamu ngga dapat p...

Di ajak jalan-jalan

 Biasanya kalo senggang Agus kadang ngojek untuk menambah penghasilan tapi hari ini ia malas goleran di kontrakan saja.  Tiba-tiba hapenya berbunyi, ternyata pesan WhatsApp dari cewek yang di incarnya, buru-buru ia membukanya. "Mas Agus, bisa temenin Eni ngga ke mall." "Tentu saja bisa." Jawabnya bersemangat. 15 menit kemudian ia sudah sampai di depan rumah nya. Eni sudah menunggu manis dengan pakaian yang rapi. Hati Agus tentu saja berbunga-bunga. "Kita kemana?" "Kesini mas." Jawab gadis manis itu sambil menyebutkan nama sebuah mall yang cukup ramai di kota-nya. Agus segera menjalankan motor roda dua nya dengan segera setelah gadis itu naik. Mereka ngobrol dengan ceria membuat Agus tambah senang. Di pusat perbelanjaan itu Eni berkeliling dari lantai satu ke lantai lainnya. Ia membeli beberapa baju dan juga skincare. Akhirnya setelah satu jam Eni mengajak Agus untuk makan di food court. Tentu saja Agus tambah senang walaupun dalam hati ia menerka...

Lagi puasa

 "Gus, kamu mau ngga sore nanti bukber?" Sebuah pesan WhatsApp masuk ke hape Agus ketika ia sedang main game. Pemuda itu segera membalas. "Oke Feri, bukber nya dimana?" " Di lesehan alun-alun saja, bareng teman-teman lain, sekalian malam mingguan. Jadian kamu sama Eni?" "Enggak Fer. Masih jomblo." "Sabar Gus, siapa tahu nanti di alun-alun dapat pacar." Jam 5 lewat setelah mandi dan sholat ashar anak muda itu langsung ngebut ke alun-alun kota, yang jaraknya hanya 15 menit dari tempat kost, cuma karena ramai ia sampai agak lama. Ternyata teman-teman kuliahnya sudah pada ngumpul. Total ada 6 orang dengan Feri sebagai ketua nya, lebih tepatnya yang bayarin. Seperti biasa, mereka ngobrol sambil menunggu waktu berbuka  Saat sedang asyik ngobrol, tiba-tiba seorang emak-emak datang sambil membawa baskom kecil. "Mas, sedekah nya mas, dari pagi ibu belum makan." Agus langsung nyeletuk." Yah, kan emang lagi puasa Bu." Teman-tem...